BEKASI – Kota Bekasi terus berbenah dan bertransformasi menuju ekosistem kota inovasi (innovation city). Langkah strategis ini mendapat dorongan kuat dari sektor akademis. Universitas Bani Saleh (UBS) secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan Forum Komunikasi Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (FK Posyantek) Kota Bekasi untuk mengembangkan aplikasi layanan publik digital.
Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga penggerak teknologi akar rumput ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi pelayanan di tingkat masyarakat, sekaligus mempermudah akses warga terhadap berbagai fasilitas publik.
Kolaborasi Akademisi dan Teknologi Tepat Guna
Rektor Universitas Bani Saleh menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam poin pengabdian kepada masyarakat. Dengan keahlian bidang teknologi informasi dan komputasi yang dimiliki UBS, kampus berkomitmen memberikan solusi konkret bagi kebutuhan digitalisasi di Kota Bekasi.
“Kami melihat potensi yang luar biasa dari FK Posyantek dalam memetakan kebutuhan teknologi di masyarakat. Lewat kolaborasi ini, UBS hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut melalui pengembangan sistem perangkat lunak (software) yang andal, inovatif, dan user-friendly,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua FK Posyantek Kota Bekasi menyambut baik langkah progresif ini. Menurutnya, integrasi teknologi digital ke dalam layanan publik di tingkat kelurahan dan kecamatan sudah menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.
Fokus Pengembangan Aplikasi Layanan Publik
Proyek kolaborasi ini akan berfokus pada rancang bangun aplikasi yang menyasar beberapa sektor krusial, antara lain:
- Aplikasi Administrasi Warga: Mempermudah pengurusan surat-menyurat dan pendataan warga secara mandiri.
- Sistem Informasi UMKM & Potensi Wilayah: Membantu memetakan serta mempromosikan produk unggulan lokal di setiap kecamatan.
- Pusat Informasi Posyantek: Wadah digital untuk menyebarluaskan inovasi teknologi tepat guna yang dapat langsung diaplikasikan oleh masyarakat luas.
Melibatkan Mahasiswa dan Dosen
Guna memastikan keberlanjutan proyek, UBS melibatkan para dosen ahli serta mahasiswa aktif dari program studi ilmu komputer dan teknologi informasi. Langkah ini diambil agar mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja riil (project-based learning) dalam menyelesaikan tantangan nyata di masyarakat.
Catatan Redaksi: Pengembangan aplikasi ini dijadwalkan masuk dalam fase uji coba (beta testing) pada beberapa wilayah percontohan (pilot project) di Bekasi sebelum akhirnya diimplementasikan secara penuh di seluruh wilayah kota.
Dengan adanya kolaborasi ini, Universitas Bani Saleh dan FK Posyantek optimistis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam membawa Kota Bekasi menjadi kota yang cerdas (smart city) berbasis inovasi yang inklusif. (ADV/Red)





