Bekasi, 6 Agustus 2025 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bani Saleh menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Hibah Eksternal yang diikuti oleh dosen dan peneliti internal kampus. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait peluang pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat dari pihak eksternal, khususnya hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) serta West Java Science and Research (WJSR).
Acara ini diselenggarakan di Kampus Universitas Bani Saleh dan dibuka secara resmi oleh Ketua LPPM, yang menekankan pentingnya peningkatan produktivitas riset dan pengabdian sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional dan daerah.
Dalam pemaparannya, narasumber dari LPPM menjelaskan berbagai skema hibah yang tersedia di lingkungan Kemdikbudristek, termasuk Penelitian Dasar, Penelitian Terapan, dan Pengabdian Masyarakat berbasis Hasil Riset serta hibah pengembangan modul digital. Selain itu, dibahas pula peluang pendanaan dari program WJSR (West Java Science and Research) yang difokuskan untuk mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan industri dalam konteks pembangunan berbasis riset di Provinsi Jawa Barat.
Peserta sosialisasi mendapatkan informasi praktis mengenai mekanisme pendaftaran, kriteria penilaian proposal, serta strategi dalam menyusun proposal hibah yang kompetitif. Kegiatan ini juga disertai dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para dosen menyampaikan kendala serta berdiskusi langsung mengenai pengalaman mereka dalam mengikuti skema hibah sebelumnya.
Ketua LPPM Ns.Indah Puspitasari, M.Kep berharap dengan adanya kegiatan ini, semakin banyak dosen Universitas Bani Saleh yang dapat berpartisipasi aktif dalam kompetisi hibah eksternal dan menghasilkan luaran yang berdampak bagi masyarakat serta pengembangan ilmu pengetahuan.
“LPPM akan terus memberikan pendampingan dan dukungan teknis bagi para dosen yang ingin mengikuti skema hibah, baik dari Kemdikbudristek maupun WJSR,” ujarnya dalam penutupan acara.
Dengan kegiatan ini, Universitas Bani Saleh menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang aktif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.





